Apa Sebenarnya Emas Putih?
Apa Itu Emas Putih? Penjelasan Lengkap, Aman, dan Bernilai Jangka Panjang
Emas putih adalah logam mulia yang berbahan utama emas murni, kemudian diproses melalui pencampuran dengan logam lain sehingga warna dasar emas yang secara alami kuning berubah menjadi putih keperakan. Proses ini bertujuan menghadirkan tampilan yang lebih modern, elegan, dan netral, tanpa menghilangkan nilai emas itu sendiri.
Emas putih banyak digunakan untuk cincin nikah, cincin tunangan, dan perhiasan premium, karena tampilannya yang bersih, tidak mencolok, serta nyaman dipakai dalam jangka panjang.
Bagaimana Warna Putih pada Emas Dihasilkan?
Secara umum, terdapat dua cara untuk menghasilkan warna putih pada emas. Perbedaan metode ini sangat menentukan kualitas, kestabilan warna, dan kenyamanan pemakaian.
1. Pencampuran Logam Secara Menyeluruh (Solid White Gold)
Pada metode ini, emas murni dipadukan dengan logam pencampur melalui proses metalurgi, sehingga warna putih terbentuk dari material emas itu sendiri, bukan dari lapisan luar.
Kualitas emas putih dengan metode ini sangat bergantung pada komposisi logam pencampurnya.
Pada produk umum atau massal, penggunaan formula pencampuran standar tertentu dapat menimbulkan:
-
Warna yang kurang stabil
-
Ketidaknyamanan saat dipakai
-
Risiko iritasi pada kulit sensitif
SAN950 menggunakan komposisi logam pencampur khusus (standar internal) yang dirancang:
-
Aman untuk kulit sensitif
-
Stabil warnanya
-
Nyaman dipakai setiap hari
-
Tidak menimbulkan iritasi
Komposisi ini merupakan bagian dari kualitas premium SAN950 dan berbeda dari pencampuran umum yang beredar di pasaran.
👉 Untuk memahami bagaimana emas putih dibandingkan dengan material putih lainnya dari sisi ketahanan dan nilai, Anda dapat membaca artikel pendukung berikut:
Perbandingan Emas Putih dan Platinum: Ketahanan, Warna, dan Nilai Jual
2. Teknik Pelapisan (Plating)
Metode kedua adalah dengan melapisi permukaan emas menggunakan lapisan logam putih. Teknik ini memberikan tampilan putih yang sangat mengkilap pada awalnya, namun bersifat lapisan luar.
Dalam pemakaian jangka panjang, lapisan ini dapat:
-
Menipis seiring gesekan
-
Memudar
-
Mengubah warna
-
Membutuhkan pelapisan ulang
Karena sifatnya yang tidak permanen, teknik pelapisan umumnya kurang ideal untuk perhiasan yang dipakai setiap hari.
Standar Emas Putih SAN950
Emas putih SAN950 tidak mengandalkan teknik pelapisan permukaan.
Produk SAN950 dibuat dengan pencampuran logam secara menyeluruh menggunakan komposisi khusus, sehingga warna putih merupakan bagian dari materialnya, bukan sekadar tampilan luar.
Hasilnya, emas putih SAN950 memiliki karakter:
-
Warna lebih stabil
-
Tidak bergantung pada coating
-
Nyaman untuk pemakaian jangka panjang
-
Aman untuk kulit sensitif
Inilah yang menjadikan emas putih SAN950 lebih unggul dibanding emas putih massal.
Untuk pembahasan khusus mengenai keamanan emas putih bagi pemakai dengan kulit sensitif, silakan baca artikel berikut:
Apakah Emas Putih Aman untuk Kulit Sensitif?
Apakah Emas Putih Bisa Dijual Kembali?
Ya, emas putih tetap bisa dijual kembali.
Hal ini karena bahan utama emas putih adalah emas, sehingga nilainya tetap mengikuti harga emas di pasaran.
Dalam proses jual kembali, yang dinilai adalah:
-
Kadar emas
-
Berat emas bersih
-
Harga emas saat transaksi
Warna putih atau finishing tidak menghilangkan nilai emasnya, karena yang diperhitungkan adalah kandungan emas murni di dalamnya.
Kadar Emas Putih: Dari Rendah hingga Tinggi
Sama seperti emas kuning, emas putih dapat dibuat dalam berbagai kadar, dari kadar rendah hingga kadar tinggi, bahkan hingga 22 karat (22K).
Beberapa kadar emas putih yang umum digunakan:
-
9K – kandungan emas lebih rendah, material lebih keras
-
14K – seimbang antara kekuatan dan nilai emas
-
18K – kadar premium, paling populer untuk cincin nikah
-
22K – kandungan emas sangat tinggi, bernilai lebih besar
Semakin tinggi kadar emas, semakin tinggi pula nilai emas murninya. Namun, material juga menjadi lebih lunak, sehingga pemilihan kadar biasanya disesuaikan dengan kenyamanan dan kebutuhan pemakaian.
Emas Putih dan Nilai Jangka Panjang
Walaupun emas putih sering dipilih karena keindahan desainnya, emas putih tetap memiliki nilai ekonomi karena kandungan emasnya.
Namun perlu dipahami bahwa nilai emas putih sebagai perhiasan berbeda dengan emas batangan, karena fokus utamanya tetap pada nilai material emas, bukan desain.
Dengan kadar yang jelas dan material yang tepat, emas putih tetap menjadi pilihan bernilai untuk jangka panjang.
Kesimpulan
Emas putih adalah emas murni yang diolah sehingga menghasilkan warna putih keperakan yang elegan. Perbedaan kualitas emas putih bukan hanya soal tampilan, tetapi sangat ditentukan oleh cara pembuatannya dan komposisi materialnya.
Emas putih:
-
Tetap berbahan dasar emas
-
Bisa dijual kembali
-
Tersedia dalam berbagai kadar hingga 22K
-
Nyaman dipakai jika menggunakan komposisi yang tepat
Dengan standar material khusus yang digunakan SAN950, emas putih menjadi pilihan aman, elegan, dan bernilai jangka panjang untuk cincin nikah dan perhiasan premium.
Emas Putih: Cantik, Bernilai, dan Masih Bisa Dijual Kembali
Beberapa tahun terakhir, emas putih semakin populer digunakan sebagai bahan perhiasan, terutama untuk cincin nikah dan cincin tunangan. Warna putih keperakannya memberikan kesan modern, bersih, dan tidak terlalu mencolok. Namun, masih banyak yang bertanya-tanya: sebenarnya apa itu emas putih, dan apakah nilainya sama dengan emas pada umumnya?
Apa Sebenarnya Emas Putih?
Emas putih pada dasarnya tetap berbahan utama emas. Perbedaannya terletak pada proses pengolahannya, di mana warna alami emas yang kuning diubah menjadi putih keperakan melalui pencampuran dengan logam lain. Tujuannya adalah menghasilkan tampilan yang lebih netral dan modern tanpa menghilangkan nilai emas itu sendiri.
Karena berbahan dasar emas, emas putih bukanlah logam imitasi atau perhiasan palsu. Nilai emasnya tetap ada, hanya tampilannya saja yang berbeda.
Bagaimana Warna Putih pada Emas Dihasilkan?
Secara umum, terdapat dua cara yang sering digunakan untuk menghasilkan warna putih pada emas. Perbedaan cara ini berpengaruh pada kestabilan warna dan karakter pemakaiannya.
1. Pencampuran Logam Secara Menyeluruh
Pada metode ini, emas diproses dengan pencampuran logam lain sehingga warna putih terbentuk dari material emas itu sendiri, bukan hanya di permukaan. Dengan komposisi yang tepat, warna emas putih cenderung lebih stabil dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.
2. Teknik Pelapisan (Plating)
Metode lainnya adalah dengan melapisi permukaan emas menggunakan lapisan berwarna putih. Hasilnya memang terlihat mengkilap di awal, namun karena hanya berupa lapisan luar, warna tersebut dapat menipis atau berubah seiring waktu dan pemakaian.
Apakah Emas Putih Bisa Dijual Kembali?
Jawabannya adalah ya, emas putih tetap bisa dijual kembali. Hal ini karena yang menjadi dasar penilaian adalah kandungan emas di dalamnya.
Saat dijual kembali, emas putih biasanya dinilai berdasarkan kadar emas, berat emas, serta harga emas pada saat transaksi. Warna putih tidak menghilangkan nilai emasnya, karena emas tetap menjadi bahan utama.
Kadar Emas Putih
Sama seperti emas pada umumnya, emas putih juga tersedia dalam berbagai kadar. Mulai dari kadar rendah hingga kadar tinggi, bahkan hingga 22 karat (22K).
Semakin tinggi kadar emas, semakin besar kandungan emas murninya. Namun, emas dengan kadar tinggi cenderung lebih lunak, sehingga pemilihannya biasanya disesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamanan pemakaian sehari-hari.
Emas Putih dalam Penggunaan Jangka Panjang
Banyak orang memilih emas putih karena tampilannya yang modern dan fleksibel untuk berbagai desain perhiasan. Selain itu, karena berbahan dasar emas, emas putih tetap memiliki nilai ekonomi.
Meski demikian, perlu dipahami bahwa emas putih sebagai perhiasan berbeda dengan emas batangan. Nilai utamanya tetap terletak pada kandungan emasnya, bukan pada desain atau bentuk perhiasannya.
Kesimpulan
Emas putih adalah emas yang diolah sehingga memiliki warna putih keperakan yang elegan. Di balik tampilannya yang modern, emas putih tetap menyimpan nilai karena berbasis emas.
Emas putih dapat dijual kembali, tersedia dalam berbagai kadar hingga 22K, dan cocok digunakan sebagai perhiasan jangka panjang selama memahami karakter materialnya. Dengan pemahaman yang tepat, emas putih bukan hanya indah dipandang, tetapi juga masuk akal secara nilai.
