Perbandingan Emas Putih dan Platinum: Ketahanan, Warna, dan Nilai Jual
Emas Putih vs Platinum: Mana yang Lebih Tahan Lama?
Dalam memilih cincin nikah atau perhiasan premium, daya tahan menjadi salah satu pertimbangan utama. Dua material yang paling sering dibandingkan adalah emas putih dan platinum. Keduanya sama-sama berwarna putih elegan, namun memiliki karakter, ketahanan, dan kebutuhan perawatan yang berbeda.
Artikel ini akan membantu Anda memahami perbedaannya secara objektif agar dapat memilih material yang paling sesuai untuk pemakaian jangka panjang.
Apa Itu Emas Putih?
Emas putih adalah emas murni yang dicampur dengan logam lain (seperti perak, palladium, atau nikel) untuk menghasilkan warna putih keperakan. Pada umumnya, emas putih juga dilapisi rhodium agar tampil lebih cerah dan mengkilap.
Karakter utama emas putih:
-
Berbasis emas (memiliki nilai emas)
-
Warna putih berasal dari campuran & lapisan
-
Tampilan modern dan ringan di jari
Apa Itu Platinum?
Platinum adalah logam mulia alami berwarna putih tanpa perlu pelapisan tambahan. Material ini dikenal sangat padat, kuat, dan stabil secara kimia.
Karakter utama platinum:
-
Warna putih alami (bukan coating)
-
Bobot lebih berat dibanding emas
-
Sangat tahan terhadap oksidasi dan perubahan warna
Perbandingan Ketahanan: Emas Putih vs Platinum
1. Ketahanan Terhadap Goresan
Emas putih:
Memiliki struktur yang lebih lunak karena berbahan dasar emas. Dalam pemakaian sehari-hari, permukaannya lebih mudah menunjukkan bekas gesekan, meskipun kualitas dan komposisi logam sangat memengaruhi hasil akhirnya.
Platinum:
Memiliki struktur logam yang lebih padat dan solid. Saat tergores, platinum tidak terkikis, melainkan hanya mengalami pergeseran mikro pada permukaannya.
Unggul: Platinum
2. Stabilitas Warna
Emas putih:
Dengan standar SAN950, komposisi logam pencampur dirancang agar warna putih tetap stabil dan tidak mudah berubah, sehingga nyaman digunakan dalam jangka panjang.
Platinum:
Memiliki warna putih alami sejak awal tanpa lapisan tambahan, sehingga tampilannya tetap konsisten dan tidak memudar.
Unggul: Sama
3. Kekuatan & Kepadatan Material
Emas putih:
Memiliki titik lebur yang lebih rendah dibanding platinum, sehingga sifatnya lebih lunak dan fleksibel.
Platinum:
Memiliki titik lebur yang lebih tinggi, menandakan struktur logam yang lebih padat dan kuat untuk pemakaian jangka panjang.
Unggul: Platinum
4. Bobot & Kenyamanan Pemakaian
Emas putih:
Bobotnya lebih ringan, sehingga terasa nyaman di jari, terutama bagi pemakai yang tidak terbiasa menggunakan cincin.
Platinum:
Memiliki bobot lebih berat yang memberi kesan solid dan eksklusif saat dikenakan.
Unggul: Tergantung preferensi
5. Perawatan
Emas putih:
Memerlukan perawatan berkala agar tampilan warna tetap cerah dan terjaga.
Platinum:
Minim perawatan karena tidak menggunakan lapisan tambahan dan cukup dipoles ringan bila diperlukan.
Unggul: Platinum
6. Nilai Jual
Emas putih:
Memiliki nilai jual karena berbahan dasar emas. Saat dijual kembali, nilainya mengikuti harga emas yang berlaku, meskipun desain dan lapisan tambahan biasanya tidak diperhitungkan.
Platinum:
Termasuk logam mulia langka dengan tingkat kemurnian tinggi. Nilai jualnya dinilai dari berat dan kondisi, namun pasar jual kembalinya relatif lebih terbatas dibanding emas.
Unggul: Berbeda karakter
Jadi, Mana yang Lebih Tahan Lama?
Jika ketahanan murni dan stabilitas jangka panjang menjadi prioritas utama, platinum adalah pilihan paling tahan lama. Namun, emas putih tetap menjadi pilihan populer karena tampilannya elegan, bobotnya ringan, dan secara visual sangat menarik.
Pilihan terbaik bukan hanya soal mana yang paling kuat, tetapi mana yang paling sesuai dengan gaya hidup, kenyamanan, dan preferensi Anda.
